Maaf sebelumnya om @ginsan, tapi saya tidak melihat adanya isi di topik ini. Hanya sekedar daftar-daftar platform kurang berguna (selain Web3 Jobs & LinkedIn). Isi topik yang seharusnya itu mengenai insight-insight om, saya mau tanya dulu nih, om @ginsan pernah kerja di sektor Web3? kalau belum ya percuma

.
Oke, sedikit mau berbagi insight mengenai pekerjaan Web3 ini berdasarkan pengalaman saya, jadi hal yang paling utama di sektor ini bukan skill, tapi network. Semakin luas network, maka semakin besar peluang hired, bukan berarti skill tidak perlu ya, harus proper juga skillnya.
Kenapa saya bilang begitu?Dulunya saya pernah jadi salah satu ambassador untuk Indonesia di proyek
Oasis Protocol &
Inery. Untuk masuk kedalam proyek memang perlu menggunakan cara formal seperti apply dll. Tapi setelah itu, kita harus pandai-pandai di dalam komunitas yang bisa membuat kekuatan network kita semakin besar. Singkat cerita saya tidak lagi kerja disana, tapi banyak sekali rekan-rekan saya yang dulu memberikan tawaran kalau ada job yang cocok dengan kualifikasi saya (tentunya pakai cara informal a.k.a ordal).
Hal lain yang membuat saya senang kerja di sektor Web3 juga karena salary rate yang tidak disesuaikan (kecuali yang menggunakan KPI), artinya semua orang di posisi yang sama mendapatkan gaji yang sama. Hubungannya dengan biaya hidup di Indonesia, IYKWIM

.
Summon @ryzaadit & @mu_enrico, insights beliau-beliau ini lebih dalam tentang ini.